Serba-serbi Dunia Ikan

Cara Budidaya Ikan Nila

Budidaya ikan nila adalah salah satu jenis usaha yang banyak disukai oleh orang-orang. Bisa dikatakan bisnis tersebut tidak ada habisnya, mengingat kebutuhan pasar akan ikan yang menjadi makanan sehari-hari tidak akan pernah mengalami penurunan.

Selain itu, kehadiran teknologi yang sangat maju dan terus berkembang semakin memudahkan para pelaku bisnis untuk menjalankan usaha tersebut dari rumah mereka sendiri. Akan tetapi, usaha satu ini tidak dapat dilakukan dengan asal-asalan atau tidak menerapkan metode yang sudah teruji agar bisa meraih kesuksesan dalam melakukan budidaya.

Anda harus memperhatikan beberapa hal penting yang dapat memuluskan Anda dalam meraih keuntungan lewat bisnis tersebut. Nah, untuk itu simak beberapa hal yang perlu Anda perhatikan supaya bisnis budidaya ikan nila bisa berhasil dan sukses.

1.       Pemilihan Tempat Budidaya Ikan Nila

Sebenarnya ikan nila dapat dibudidayakan di macam-macam lokasi seperti kolam semen, kolam tanah, sampai akuarium. Akan tetapi, melakukan budidaya pada kolam terpal merupakan pilihan paling aman untuk dilakukan.

Kolam terpal dapat menentukan kemudahan serta hasil panennya. Inilah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat memilih lokasi :

  •         Memilih lokasi yang bisa memudahkan Anda dalam melakukan pengawasan setiap saat
  •         Memastikan lokasi yang Anda pilih bebas dari pohon besar atau rumput liar yang dapat menghambat pembangunan kolam terpal
  •         Usahakan lokasi yang Anda pilih mempunyai penyinaran yang bagus

2.       Pembuatan Kolam untuk Budidaya Ikan Nila

Jika Anda sudah menentukan lokasi yang tepat, selanjutnya adalah pembuatan kolam terpal. Berikut ini merupakan langkah sederhana dalam pembuatan kolam terpal yang perlu Anda simak :

  •         Menggali tanah dengan kedalam sekitar 70 cm lalu ratakan dasar tanah tersebut
  •         Gunakanlah batu bata pada dasar galian agar nantinya bisa mempermudah Anda  mengisi air dan pengecekan tinggi. Susunlah ketinggian yang sama dan merata
  •         Buat tanggul supaya terpal tetap kokoh serta tidak gampang mengalami kerusakan
  •         Taburi sekam pada dasar kolam dengan merata
  •         Pasanglah terpal dengan menaruh pemberat supaya terpal tersebut tidak mudah bergerak atau bergeser
  •         Buat sanitasi air agar mempermudah ketika Anda ingin membersihkan kolam terpal nantinya
  •         Jika seluruh langkah sudah dilakukan, Anda dapat mengisi kolam tersebut dengan air

3.        Memilih Bibit Ikan Nila

Langkah berikutnya yang perlu Anda lakukan yaitu memilih bibit ikan nila. Sebetulnya terdapat 2 cara untuk memperoleh bibit ikan nila. Yaitu dengan memperolehnya langsung dari induk ikan nila atau dengan mencarinya di koperasi perikanan atau membeli langsung di pasar yang menjual bibit ikan nila.

Cara kedua merupakan pilihan terbaik apabila Anda menginginkan cara yang lebih cepat dan praktis. Sesudah memilih cara memperoleh bibit ikan, saatnya untuk mendapatkan bibit ikan nila terbaik.

Berikut ini ciri-ciri bibit dari ikan nila yang memiliki kualitas terbaik :

  •         Bibit yang mempunyai fisik sempurna dan berperilaku lincah
  •         Bibit yang memiliki warna belang dan jelas serta berukuran sekitar 12 cm
  •         Pastikan bibit ikan nila mempunyai warna sama serta setiap bibitnya mempunyai berat sekitar 30 gram

4.       Penyebaran Bibit

Penyebaran bibir merupakan salah satu langkah penting dalam menjalankan budidaya ikan nila. Meski ikan nila adalah jenis ikan yang mempunyai daya tahan tubuh yang kuat, untuk proses penyebaran benihnya tidak boleh sembarangan atau dilakukan secara asal-asalan.

Berikut cara penebaran benih yang baik dan benar :

  •         Siapkan sebuah wadah berupa ember lalu masukan air bersih sampai memenuhi setengah dari wadah tersebut
  •         Masukkan bibit ikan ke wadah lalu tunggu sampai waktu setidaknya 10 menit
  •         Kemudian penuhi ember tersebut menggunakan air kolam dan tunggulah selama 5 menit. Hal ini dilakukan supaya ikan nila tidak mengalami stres
  •         Sebarkan semua bibit ikan secara perlahan ke dalam kolam
  •         Meskipun Anda dapat menaruh bibit ikan nilai sebanyak mungkin ke dalam kolam terpal tersebut, namun akan jauh lebih baik apabila Anda memberi batas maksimal 100 bibit ikan nilai untuk satu kolam terpal

5.       Perawatan dan Panen

Hal yang perlu Anda lakukan dengan baik sampai masa panennya tiba yaitu melakukan pemberian pakan dengan teratur dan selalu merawat dan menjaga kebersihan lokasi budidaya, baik itu air hingga kotoran yang ada di dalam kolam terpal tersebut.

Ikan nila wajib diberi makan minimal 2 kali dalam sehari, atau 3 kali sesuai kondisi dan kebutuhan. Pilihlah jenis pakan yang mengandung lemak, protein, mineral, vitamin serta karbohidrat. Selain itu, Anda juga dapat memberikan pakan ke ikan nila berupa sayuran yang telah dipotong menjadi kecil-kecil atau siput sawah. Ketika memasuki 6 bulan, benih ikan nila nantinya akan mencapai berat ideal yakni sekitar 500 gram, dimana itu menunjukan masa panen telah tiba.